Polnep Apresiasi Costums Goes To Campus Berikan Informasi Terkait Bea dan Cukai Rabu, 16 Oktober 2019 14:53

Polnep Apresiasi Costums Goes To Campus Berikan Informasi Terkait Bea dan Cukai
Poto bersama pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Barat dan KPPBC TMP B Pontianak menggelar acara Costums Goes To Campus di Kampus Polnep, Rabu (16/10/2019). 
Polnep Apresiasi Costums Goes To Campus Berikan Informasi Terkait Bea dan Cukai
PONTIANAK- Direktorat Jenderal Kantor Wilayah Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Barat dan KPPBC TMP B Pontianak menggelar acara Costums Goes To Campus Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) untuk memberikan informasi terkait Bea dan Cukai.
Acara kali ini mengangkat tema Travelling Nyaman Belanjaan Aman yang di hadiri oleh puluhan mahasiswa Jurusan Akuntansi Polnep di Aula Gedung Akuntansi Polnep, Rabu (16/10/2019).
Wakil Direktur 1, Slamet Tarno mengatakan kegiatan ini sebagai upaya untuk mensosialisasikan informasi dan berbagi ilmu terkait hal yang berhubungan dengan bea cukai.
“Pihak Bea cukai ingin memberikan kuliah umum satu diantaranya juga mensosialisaaikan apa tugas pokok pengawasan dan pelayanan dari Kantor bea cukai itu sendiri,” ujarnya.
Ia mengatakan kegiatan seperti ini sudah di laksanakan beberapa tahun lalu dan Polnep adalah bagian dari institutsi yang di pandang perlu untuk di kunjungi.
Pihak Polnep tentunya sangat mengapresiasi acara ini.
Apalagi sasaran dari kegiatan ini adalah para mahasisea Polnep yang rata- rata mempunyai niat menjadi pebisnis yang mungkin nanti akan memasok barang dari luar.
“Hal yang terpenting adalah simak dengan baik agar ada interaksi yang terjadi ketika diskusi ,” ujarnya.
Ia mengatakan banyak manfaat yang akan didapat kan oleh para mahasiswa yang hadir dan bisa kembali membagikan infonya kepada teman lain yang tidak bisa hadir.
Melalui kegiatan ini juga para mahasiswa akan tau apa yang harus mereka lakukan ketika akan bepergian ke luar negeri dan hendak kembali ke sini dengan membawa barang- barang dari luar negeri.
“Kampus Polnep juga bertujuan untuk terus menelurkan pengusaha – pengusaha . Pada Mata kuliah jug disisipkan 4 mata kuliah kewirausahaan bagi mahasiswa Akuntansi Polnep untuk terus belajar ,” pungkasnya. (*)


Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Polnep Apresiasi Costums Goes To Campus Berikan Informasi Terkait Bea dan Cukai, https://pontianak.tribunnews.com/2019/10/16/polnep-apresiasi-costums-goes-to-campus-berikan-informasi-terkait-bea-dan-cukai.
Penulis: Anggita Putri
Editor: Wahidin

GUNA KELANCARAN KEGIATAN PENELITIAN DAN PPM

DIMOHON KEPADA KETUA PENELITI/ KETUA PELAKSANA

PENELITIAN DAN PPM UNTUK MENANDATANGANI KONTRAK PENELITIAN DAN PPM TAHUN ANGGARAN 2018 DAN 2019 (Bagi yang belum) di UPPM POLNEP, serta Membawa materai masing-masing kontrak dibutuhkan 2 materai (@6000)

demikian disampaikan

by.Operator_simlitabmas_polnep

Undangan Monev dan Laporan Kemajuan Program Penelitian Terapan dan PPM PNBP Polnep Tahun Anggaran 2019

Nomor           :  159/PL16/UPPM/LT/2019                   03 Oktober 2019

Lampiran      :  1 (satu) berkas

Hal                :  Undangan Monev dan Laporan Kemajuan Program Penelitian Terapan dan PPM PNBP Polnep Tahun Anggaran 2019

 Yth. :

Bapak/ Ibu: …………………………………..

(Peneliti/ Pelaksana PPM PNBP Polnep)

di-

    Tempat

Dengan Hormat,

Sehubungan akan dilaksanakan Monev Penelitian Terapan dan PPM PNBP Polnep Tahun 2019, maka bersama ini kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:

  1. Monev akan dilaksanakan pada tanggal tanggal 17 Oktober 2019 (jadwal terlampir);
  2. Pada saat pelaksanaan Monev Ketua Peneliti/Pelaksana diwajibkan hadir, apabila berhalangan dapat diwakilkan kepada anggotanya disertai dengan bukti Surat Kuasa dan disampaikan ke UPPM paling lambat Senin 14 Oktober 2019;
  3. Laporan Kemajuan Penelitian Terapan dan PPM, catatan harian, penggunaan anggaran 70% dibuat 4 (empat) eksemplar dijilid langsung tanpa lakban dan diserahkan ke UPPM Polnep paling lambat Selasa, 15 Oktober 2019 pukul 15.30 Wib;
  4. Format laporan kemajuan Penelitian Terapan dan PPM dapat dilihat dipanduan Penelitian Terapan dan PPM Polnep tahun 2019.

Guna kelancaran kegiatan tersebut, kami mohon kepada Peneliti/ Pelaksana untuk dapat menghadiri kegiatan tersebut.

Demikian informasi ini disampaikan atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

Unit Penelitian dan

Pengabdian Pada Masyarakat

Politeknik Negeri Pontianak

Kepala,

ditandatangani

Ardi Marwan

NIP 197408141999031002

PKM Polnep Pontianak beri pelatihan hadapi tes CPNS Minggu, 15 September 2019 15:59 WIB

PKM Polnep Pontianak beri pelatihan hadapi tes CPNS

Pontianak (ANTARA) – Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Politeknik Negeri Pontianak melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang bekerjasama dengan Perhimpunan Mahasiswa Kabupaten Mempawah (Primakama) beri pelatihan hadapi tes CPNS.

“Pelatihan yang diikuti 40 peserta dan terbuka untuk umum yang digelar ini untuk mempersiapkan pembukaan CPNS 2019 yang rencananya dibuka pada Oktober 2019,” ujar Koordinator pelaksana, Sulaiman di Pontianak, Minggu.

Sulaiman menjelaskan dalam pelatihan pihaknya menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidang masing-masing untuk dibagikan kepada peserta baik berupa tips dan trik agar bisa lolos.

“Narasumber yang kita hadirkan ada tiga orang sebagaimana kebutuhan tes yang ada tiga bidang yakni bidang Tes lntelegensi Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP),” jelas dia.

Ia menyebutkan bahwa dalam mengisi tes diperlukan ketepatan dan kecepatan. Hal itu dilakukan agar mencapai ambang batas yang ditentukan.

“Untuk menjawab soal tes bukan hanya tepat yang diperhatikan namun kecepatan juga karena ada waktu pengerjaan soal. Jawaban harus benar dan sesuai waktu. Untuk itu tes ini penting agar peserta bisa mengatur waktu dan menjawab soal yang tepat karena sudah diberikan trik dan tips nya,” harap dia.

Sementara itu, narasumber tes CPNS, Heriyanto membocorkan sedikit tips umum apa yang perlu diketahui setiap calon CPNS.

Menurutnya untuk soal TIU, setiap calon yang ikut CPNS harus sering latihan karena metode yang dipelajari banyak. Dari soal tes yang ada polanya hampir mirip.

Sedangkan untuk TWK harus menguasai makna Pancasila dan Undang-Undang serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu peserta harus banyak baca.

Sedangkan untuk tes TKP, peserta harus mengubah pola pikir bahwa posisinya selaku ASN harus dituntut berintegritas, profesional dan mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi.

“Untuk proses tes kita harus tulus, sabar dan pintar. Terus berusaha. Untuk strategi tentu punya masing-masing cara. Namun secara umum harus pahami materi tes,” kata dia.
Pewarta : Dedi
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA

by.Operator-simlitabmas-polnep